Pelabuhan Bajoe Kembali Beroperasi 2026, Aktivitas Penyeberangan Bone–Kolaka Normal Lagi

Pelabuhan Bajoe di Kabupaten Bone resmi kembali beroperasi untuk melayani penyeberangan Bajoe–Kolaka setelah proses renovasi selesai.

Bone – Aktivitas penyeberangan di Pelabuhan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, resmi kembali beroperasi mulai Kamis, 21 Mei 2026 setelah sebelumnya menjalani proses renovasi dan rehabilitasi dermaga. Pengoperasian kembali pelabuhan ini diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat serta distribusi logistik antara Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tenggara.

Sebelum dibuka kembali, Pemerintah Kabupaten Bone bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) melakukan berbagai pembenahan fasilitas pelabuhan, termasuk perbaikan movable bridge dan sarana penunjang lainnya guna meningkatkan keamanan serta kenyamanan pengguna jasa penyeberangan.

Bupati Bone, H. Andi Asman Sulaiman, meninjau langsung kondisi pelabuhan menjelang pengoperasian kembali untuk memastikan seluruh fasilitas siap digunakan masyarakat. Pemerintah daerah menyebut Pelabuhan Bajoe merupakan salah satu akses transportasi penting yang menunjang konektivitas antarwilayah dan pertumbuhan ekonomi daerah.

General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Bajoe, Anom Sedayu Panatagama, mengatakan layanan penyeberangan lintasan Bajoe–Kolaka kembali dibuka bersamaan dengan dimulainya operasional pelabuhan. Pembukaan ini juga disambut antusias oleh masyarakat yang selama masa renovasi harus menggunakan jalur alternatif melalui Pelabuhan Siwa.

Dengan kembali beroperasinya Pelabuhan Bajoe, aktivitas penyeberangan diharapkan berjalan normal dan mampu mendukung kelancaran arus penumpang maupun kendaraan menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat dalam beberapa bulan ke depan.

Next Post Previous Post
No Comment
Add Comment
comment url